Mungkin kali ini kamu sudah menemukan pengganti, yang mampu lebih memahami dan membuat hari-harimu lebih baik lagi. Tapi semudah itukah kamu melupakan segala yang pernah kita lewati?
Aku disini sedang bersusah payah menyembuhkan segala luka yang ada, menutup kenangan-kenangan yang selalu hadir di ingatan. Mengikhlaskan semua yang terjadi, dan mencoba untuk tidak mengharapkanmu kembali.
Sulit memang. Iya, sulit sekali.
Aku berusaha menghibur diri, menyelimuti luka di dalam hati. Tertawa sekan-akan tangguh namun ternyata begitu rapuh.
Merelakan kepergianmu memang menyakitkan. Tapi, aku tau bahwa akan lebih menyakitkan bila harus memperjuangkan segalanya sendirian.
Aku rindu. Kita yang dulu. Ketika kita bisa saling menemukan, sebelum akhirnya berusaha saling melupakan.
0 comments:
Post a Comment